1. Pengertian Bimbingan Konseling
Kata bimbingan berasal dari kata “guide” yang berarti mengarahkan (direct), menunjukkan (pilot), atau mengatur (manage). Apabila ditinjau dari sudut bahasa maka bimbingan adalah satu bantuan kepada individu yang berasal pada pengalaman individu untuk membantu dirinya sendiri sesuai dengan kebutuhan mereka, sedangkan, bimbingan merupakan bantuan yang memberikan kepada individu dari seorang yang ahli, namun tidak sederhana itu untuk memahami pengertian dari bimbingan. [1]
Terdapat beberapa pengertian bimbingan sebagai berikut :
a. “ Bimbingan sebagai bantuan yang diberikan kepada individu untuk dapat memilih, mempersiapkan diri danmemangku suatu jabatan dan mendapat kemajuan dalam jabatan yang dipilihnya” (Fank Parson ,1951). Frang Parson merumuskan pengertian bimbingna dalam beberapa aspek yakni bimbingan diberikan kepada individu untuk memasuki satu jabatan dan mencapai kemajuan dalam jabatan. Pengertian ini masih sangat spesifik yang berorientasi karir.
b. “Bimbingan membantu individu untuk lebih mengenal berbagai informasi tentang dirinya sendiri”(Chisklom, 1959). Pengertian bimbingan yang dikemukan oleh Chiskolm bahwa bimbingan membantu individu memahami dirinya sendiri, pengertian menitik beratkan pada pemahaman terhadap potensi diri yang dimiliki.
c. “Bimbingan merupakan kegiatan yang bertujuan meningkatkan realisasi pribadi setiap individu” (Bernard&Fullmer,1969). Pengertian yang dikemukakan oleh Bernard & Fullmer bahwa bimbingan dilakukan untuk meningkatkan perwujudan dari individu. Dapat dipahami bahwa bimbingan membantu individu untuk mengaktualisasikan diri denga lingkungannya.
d. “Bimbingan sebagai pendidikan dan pegembangan yang menekankan proses belajar yang sistematik”(Mathewson, 1969). Methowsen mengemukakan bimbingan sebagai pendidikan dan pengembangan yang menekankan pada proses belajar pengertian ini menekankan bimbingan sebagai bentuk pendidikan dan pengembagan diri, tujuan yang diinginkan diperoleh melalui proses belajar.[2]
Dari pengertian diatas, dapat disimpulkan, bimbingan adalah proses pemberian bantuan kepada individu atau personal secara berkelanjutan dan sistematis oleh ahli di bidang tersebut untuk membantu dan mengarahkan dan menyesuaikan diri dengan lingkungannya, sehingga dapat mengembangkan diri menggali potensi secara optimal untuk kesejahteraan dirinya.
Sedangkan pengertian konseling menurut bahasa berasal dari istilah Inggris “Counselling” yang kemudian di Indonesia menjadi “konseling” adalah satu proses yang learning-oriented atau satu proses yang berorientasikan belajar, yang dilaksanakan dalam suatu lingkungan sosial, antara seorang dengan seorang, dimana seorang konselor harus memiliki kemampuan profesional dalam bidang keterampilan dan pengetahuan bidang psikologis, konselor berusaha membantu klien dengan metode yang sesuai atau cocok dengan kebutuhan klien tersebut dalam hubungannya dengan keseluruhan program, agar individu dapat mempelajari lebih baik tentang dirinya sendiri.[3] Terdapat pengertian lain tentang bimbingan konseling sebagai berikut: Konseling adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh seorang ahli (disebut konselor) kepada individu yang mengalami sesuatu masalah (disebut konsele) yang bermuara pada teratasinya masalah yang dihadapi klien.[4] Istilah ini pertama kali digunakan oleh Frank Persons di tahun 1908 saat ia melakukan konseling karir. Selanjutnya juga diadopsi oleh Carl Rogers yang kemudian megembangkan pendekatan tetapi yang berpusat pada klien (Client Centred). Sedangkan konseling adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan melalui wawancara konseling oleh seorang ahli (disebut Konselor) kepada individu yang sedang mengalami sesuatu masalah yang dihadapi masalah klien.[5] Sejalan dengan itu, Winkel mendeskripsikan konseling sebagai serangkaian kegiatan paling pokok dari bimbingan dalam usaha membantu konseli/klien secara tatap muka dengan tujuan agar klien dapat mengambil tanggung jawab sendiri terhadap berbagai persoalan atau masalah khusus.[6]
Berdasarkan pengertian konseling di atas dapat dipahami bahwa konseling adalah usaha membantu klien secara langsung yang bertujuan membantu klien dapat mengambil tanggung jawab sendiri terhadap berbagai persoalan atau masalah khusus.
Jadi dapat disimpulkan bahwa bimbingan konseling adalah pelayanan bantuan untuk peserta didik baik individu atau kelompok agar mandiri dan berkembang dengan secara optimal dalam hubungan pribadi, sosial, belajar, karir; melalui berbagai jenis layanan dan kegiatan pendukung atas dasar norma-norma yang berlaku.[7]
Hasanahtun
----------------------------------
[1] Sabil Risaldy & Meity H Idris (2014) Bimbingan Konseling, Implementasi Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jakara: Lukima Metro Media, hal 3
[2] Sabil Risaldy & Meity, Bimbingan Konseling..., hal 4
[3] Jhon Mcledod (2008) Pengantar Konseling Teori dan Praktek, Jakarta: Kencana, hal 5
[4] Jhon Mcledod, Pengantar Konseling…, hal. 5
[5] Sabil Risaldy & Meity, Bimbingan Konseling..., hal 5
[6] Sabil Risaldy & Meity, Bimbingan Konseling..., hal 5
[7] Ulifa Rahma, Bimbingan karier siswa..., hal 32
0 comments